Sunday, May 11, 2014

Macam - Macam Diagram

Macam-Macam Contoh Grafik
1. Grafik Garis (line chart)
Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan.
Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan, sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY, selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal berikut.
Grafik garis atau diagram garis dipakai untuk menggambarkan data berkala. Grafik garis dapat berupa grafik garis tunggal maupun grafik garis berganda.
Contoh Grafik Garis (line chart) :


Contoh Grafik Garis (line chart)



2. Grafik Lingkaran (pie chart)
Grafik lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian bagian atau persen dari keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran.
Grafik lingkaran lebih cocok untuk menyajikan data cross section, dimana data tersebut dapat dijadikan bentuk prosentase.
 Contoh Grafik Lingkaran (pie chart) :







Contoh Grafik Lingkaran (pie chart)




3. Grafik Batang (bar chart)
Grafik batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah. Perhatikan contoh berikut ini.
Grafik batang pada dasarnya sama fugsinya dengan grafik garis yaitu untuk menggambarkan data berkala. Grafik batang juga terdiri dari grafik batang tunggal dan grafik batang ganda.

Contoh Grafik Batang (bar chart) :











Contoh Grafik Batang (bar chart)



4. Grafik Gambar (pictogram)
Grafik ini berupa gambar atau lambang untuk menunjukkan jumlah benda yang dilambangkan.

Contoh Grafik Gambar (pictogram):

Contoh Grafik Gambar (pictogram)






5. Grafik Berupa Peta (Cartogram)
Cartogram adalah grafik yang banyak digunakan oleh BMG untuk menunjukkan peramalan cuaca dibeberapa daerah.
Contoh Grafik Berupa Peta (Cartogram) :


Contoh Grafik Berupa Peta (Cartogram) 


MIKROMETER SEKRUP DAN JANGKA SORONG


1.Judul
Mikrometer Sekrup dan Jangka Sorong

2.Tujuan
Membandingkan tingkat ketelitian mikrometer sekrup dengan jangka sorong.

3.Latar Belakang
Pengukuran merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Alat yang digunakan untuk mengukur ada banyak, diantaranya jangka sorong dan mikrometer sekrup. Percobaan ini dilakukan agar kita dapat membandingkan tingkat ketelitian mikrometer sekrup dan jangka sorong.

4.Dasar Teori
JANGKA SORONG
Jangka sorong adalah alat ukur yang memiliki tingkat ketelitian 0. 1 mm.
Fungsi jangka sorong :
-Mengukursuatu benda dari sisi luar dengan cara diapit
-Mengukur sisi dalam suatu benda ( biasanya berupa benda yang memiliki lubang )
-Mengukur kedalaman celah atau lubang pada suatu benda

MIKROMETER SEKRUP
Mikrometer sekrup adalah alat ukur yang memiliki tingkat ketelitian 0.01 mm.
Fungsi mikrometer sekrup :
Mengukur kedalaman suatu benda
 http://www.jessicacindy97.blogspot.com

5.Alat dan Bahan
Alat      :                                   Bahan  :
-Mikrometer sekrup            - Gantungan kunci kayu
-Jangka Sorong                     - Tempat isi pensil mekanik
                                                - Pensil
                                                - Buku tulis
                                                - Gantungan kunci logam


6.Cara Kerja
  
a.Menyiapkan alat dan bahan

b.Mengukur benda dengan jangka sorong :
- Menjepit benda dengan cara menggeser rahang sorong bawah agar benda terjepit dengan rahang tetap bawah.
- Mengencangkan rahang sorong bawah dengan memutar tombol kunci agar menda tidak terlepashttp://www.jessicacindy97.blogspot.com
- Membaca skala utama, yaitu angka yang ada sebelum angka 0.
- Membaca skala nonius, yaitu angka pada skala nonius yang berhimpit dengan angka skala utama.
- Menyamakan satuan antara skala utama dan skala nonius ( misal : dalam milimeter, atau dalam sentimeter )
- Menuliskan hasil bacaan skala utama dan nonius
- Menjumlahkan bacaan skala utama dan skala nonius, sehingga mendapat hasil ukuran benda

c.Mengukur benda dengan mikrometer sekrup
- Menjepit benda ( seperti pada gambar ) dengan cara memutar selubung luar.
- Membaca skala utama (angka yang ada sebelum selubung luar)
- Membaca skala nonius ( garis pada skala utama yang berhimpit pada garis di selubung luar)http://www.jessicacindy97.blogspot.com
- Menuliskan hasil bacaan skala utama dan nonius
- Menjumlahkan bacaan skala utama dan nonius, sehingga mendapat hasil ukuran benda.

d.Mengulangi langkah b dan c untuk benda-benda selanjutnya




7.Hasil Pengamatan
No
Bahan
Hasil Bacaan
 Jangka Sorong
 Mikrometer Skrup
1
Gantungan kunci kayu
Su : 0.5    cm
Sn : 0.00  mm
Su : 5.5    mm
Sn : 0.020mm
2
Tempat isi pensil
Su : 0.5    cm
Sn : 0.55  mm
Su : 5.0    mm
Sn : 0.032mm
3
Pensil
Su : 0.6    cm
Sn : 0.85  mm
Su : 6.5    mm
Sn : 0.017mm
4
Buku tulis
Su : 0.3    cm
Sn : 0.9    mm
Su : 3.0    mm
Sn : 0.07  mm
5
Gantungan kunci logam
Su : 0.2    cm
Sn : 0.1    mm
Su : 2.5    mm
Sn : 0.042mm














8.Pengolahan data

No
Bahan
Mikrometer Sekrup
Jangka Sorong
1
Gantungan kunci kayu
Su : 5.5    mm
Sn : 0.020mm

Hasil
Su + Sn
= 5.5 mm + 0.020 mm
= 5.52 mm
Su : 0.5    cm     = 5.0 mm
Sn : 0.00  mm

Hasil
Su + Sn
= 5 mm + 0.00 mm
= 5.00 mm
2
Tempat isi pensil



Su : 5.0    mm
Sn : 0.032mm


Hasil
Su + Sn
= 5.0 mm + 0.032 mm
= 5.032 mm
Su : 0.5    cm    = 5.0 mm
Sn : 0.55  mm


Hasil
Su + Sn
= 5 mm + 0.55 mm
= 5.55 mm
3
Pensil
Su : 6.5    mm
Sn : 0.017mm

Hasil
Su + Sn
= 6.5 mm + 0.017 mm
= 6.517 mm
Su : 0.6    cm     = 6.0mm
Sn : 0.85  mm

Hasil
Su + Sn
= 6 mm + 0.85 mm
= 6.85 mm
4
Buku tulis
Su : 3.0   mm
Sn : 0.07  mm

Hasil
Su + Sn
= 3.0 mm + 0.07 mm
= 3.07 mm
Su : 0.3    cm     = 3 mm
Sn : 0.9    mm

Hasil
Su + Sn
= 3 mm + 0.9 mm
= 3.9 mm
5
Gantungan kunci kayu
Su : 2.5    mm
Sn : 0.042mm

Hasil
Su + Sn
= 2.5 mm + 0.042 mm
= 2.542 mm
Su : 0.2    cm     = 2.0 mm
Sn : 0.1    mm

Hasil
Su + Sn
= 2 mm + 0.1 mm
= 2.1 mm
 http://www.jessicacindy97.blogspot.com

9.Kesimpulan

Hasil pengukuran dengan menggunakan mikrometer sekrup lebih teliti daripada pengukuran dengan menggunakan jangka sorong.


Wednesday, April 23, 2014

Tipe - tipe Cybercrime (Kejahatan dunia maya)

Mau versi ebooknya? click here


No
Tipe
Ulasan
1
Joy Computing
Pemakaian komputer orang lain tanpa izin. Hal ini termasuk pencurian waktu operasi komputer.
2
Hacking
Kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya.
3
Trojan Horse
Penempatan kode program secara tersembunyi pada suatu program komputer. Metode ini paling lazim digunakan untuk sabotase. 
4
Kebocoran Data
Metode pencurian atau pengambilan data secara tidak sah. Teknik yang digunakan mulai dari yang sederhana seperti mengambil data dengan media penyimpanan atau dengan teknik khusus seperti mencari kelemahan dalam sistem keamanan komputer baru mengambil data yang diperlukan. 
5
Data Diddling
Suatu perbuatan yang mengubah data valid atau sah dengan cara tidak sah, mengubah input data, atau output data.
6
Gangguan Komunikasi Data
Kegiatan mengganggu jalur komunikasi data seseorang
7
Pembajakan Sofware
Kegiatan penduplikasian atau penyalinan oleh pihak yang tidak berwenang yang terjadi di seluruh dunia, yang merugikan pembuat software dan tidak berkembangnya industri software komputer dinegara yang memiliki tingkat pembajakan software yang tinggi.
8
Carding
Berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet.
9
Cracking
Hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk “cracker” adalah “hacker” bertopi hitam (black hat hacker). Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, “hacker” lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan “cracker” lebih fokus untuk menikmati hasilnya.
10
Defacing
Kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain.
11
Phising
Kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking.
12
Spamming
Pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Spam sering disebut juga sebagai bulk email atau junk e-mail alias “sampah”.
13
Cyber Pornography
Pornografi yang dilakukan di internet, dapat diakses secara bebas. Ada yang membayar terlebih dahulu melalui pendaftaran dan pembayaran dengan kartu kredit, namun ada juga yang gratis. Situs ini dapat diakses dengan bebas, meskipun mereka yang mengakses ini masih belum cukup umur. Kafe internet ataupun di penyedia layanan internet lainnya tidak ada aturan pembatasan umur, pembatasan akses, dan aturan lain yang membatasi akses negatif.
14
Fraud
Kejahatan manipulasi informasi dengan tujuan mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya. Biasanya kejahatan yang dilakukan adalah memanipulasi informasi keuangan. 
15
Online Gambling
Biasa juga di sebut sebagai Internet gambling, kegiatan ini terjadi karena peletakan taruhan pada kegiatan sport atau kasino melalui Internet. Kadang-kadang juga digunakan untuk tempat iklan di Internet bagi taruhan sport lewat telepon. Online game yang sesungguhnya sebetulnya jika seluruh proses baik itu taruhannya, permainannya maupun pengumpulan uangnya melalui Internet.
16
Teknik Salami
Metode pengambilan sebagian kecil tanpa terlihat secara keseluruhan. Biasanya metode ini diterapkan untuk perhitungan bunga dengan cara pembulatan ke bawah. 
17
Logic Bomb
Program komputer untuk diaktifkan pada waktu tertentu. Sebuah logic bomb akan bekerja secara otomatis dapat mengakibatkan kira-kira 160.000 catatan penting yang terdapat pada komputer perusahaan terhapus.
18
Data Leakage
Menyangkut bocornya data ke luar terutama mengenai data yang harus dirahasiakan. Pembocoran data komputer itu bisa berupa berupa rahasia negara, perusahaan, data yang dipercayakan kepada seseorang dan data dalam situasi tertentu.
19
Adware
Bentuk lain dari malware dan persis seperti namanya, perangkat lunak dengan tujuan promosi atau iklan. Adware biasanya terdapat didalam software freeware yang kita download.
20
Spyware
Jenis program yang menyerang komputer dengan memata-matai komputer. Spyware dan malware memiliki kesamaan yaitu kemampuan untuk mengumpulkan dan mendistribusikan informasi pribadi tanpa izin Anda. Spyware juga dapat mengirim dan membuat sumber daya komputer dan informasi yang tersedia untuk penerima tidak dikenal atau pengguna remote tanpa sepengetahuan atau izin.
21
Virus
Seluruh jenis perangkat lunak yang mengganggu computer. Bisa jadi karena inilah tipe malware pertama yang muncul.Virus bisa bersarang di banyak tipe file. Tapi boleh dibilang, target utama virus adalah file yang bisa dijalankan seperti EXE, COM dan VBS, yang menjadi bagian dari suatu perangkat lunak.
22
Worm
Sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri.Hebatnya lagi, cacing bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Melalui jaringan, cacing bisa “bertelur” di komputer-komputer yang terhubung dalam suatu kerapuhan (vulnerability) dari suatu sistem, biasanya sistem operasi.


Saturday, April 19, 2014

Resume Tentang Google

Mau versi ebooknya? click here


Nama            : Irfan Eka Putra                                                                                                    Tanggal : 26 Februari 2012

A.      PENDAHULUAN
Google, sebuah perusahaan berbasis internet yang sudah berkecimpung di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi, merupakan sebuah perusahaan besar yang memiliki  peranan yang sangat besar dalam perkembangan teknologi sehingga bisa seperti sekarang ini. Perusahaan yang sudah tidak asing lagi terdengar oleh pengguna internet di seluruh dunia. Para pengguna internet sudah terbiasa dengan  kata – kata googling saat akan mencari sesuatu hal di internet.
Fasilitas – fasilitas yang disediakan oleh  Google seperti Web Browser (google chrome), Search Engine (google.com), E–Mail (Gmail), Social Network (Google+), dll seakan membius para penikmat layanan internet merasa sangat terbantu oleh layanan – layanan Google.

B.      PRIVASI OLEH GOOGLE
Banyaknya fasilitas yang diberikan oleh Google bisa didapatkan oleh  user dengan mengikuti ketentuan – ketentuan yang dibuat oleh Google. Ketentuan – ketentuan dari mulai pengisian formulir data – data pribadi, persetujuan – persetujuan, dan sebagainya harus dilakukan agar kita bias menikmati layanan yang disajikan.
Namun, pengisian formulir yang berisi data – data pribadi tersebut terkadang memunculkan sebuar pertanyaan, apakah data yang kita berikan aman?

1.      Cookie pada google.com
Sementara Google.com adalah situs pencari yang brilian, dan sementara pengguna yang diklaim untuk patuh dengan moto ‘do no evil’ mereka, ada satu praktek yang mengancam bisa mengekspos anda untuk banyak malapetaka.
Google menempatkan cookie di setiap komputer user, dan cookie tersebut waktunya akan berakhir pada 2038. Dengan cookie ini, mereka dapat melacak Anda dan seluruh log sejarah pencarian. Bahkan, Google baru-baru ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan menghapus sejarah pencarian user.
Walaupun cookie ini tidak dapat langsung mengidentifikasi Anda dengan nama, analisis sejarah pencarian Anda dari waktu ke waktu pasti dapat membantu attacker (atau wewenang pemerintah yang kejam) untuk mengidentifikasi Anda secara pribadi.
Banyak orang melawan dengan mendirikan anonymous proxy (proxy tanpa nama) untuk semua web mereka jelajahi, tetapi hal ini dapat sangat memperlambat akses mereka. Kelambatan tersebut cepat atau lambat mendorong kebanyakan orang untuk kembali mengarahkan akses internet yang non-anonim.

2.      Street View  pada Google Maps
Di Australia, pihak kepolisian didesak oleh masyarakat untuk menyelidiki Google karena layanan mereka di Google Maps dianggap melanggar privasi. Pihak Google secara  sengaja mengambil foto serta informasi pribadi mereka.
Terlebih layanan street view, di Google Maps kita jadi lebih mudah menemukan alamat-alamat orang yang ingin kita ketahui tanpa harus meminta izin terhadap orang tersebut, karena Street View telah menyediakan layanan tersebut tanpa meminta izin dari pemilik rumah tersebut.
3. Sign Up pada Gmail
Gmail merupakan web yang melayani pelaksanaan pengiriman surat elektronik (e-mail). Gmail juga bisa digunakan sebagai prime id untuk beberapa fasilitas google, seperti youtube, Google+, dll.
Dalam proses pendaftaran (sign up) akun Gmail, ada beberapa proses yang harus dilakukan agar dapat melakukan pembuatan akun email tersebut. Mulai dari pengisian data pribadi, menjawab pertanyaan untuk keamanan, serta melakukan verifikasi. Dalam proses verifikasi, ada sesuatu hal yang sangat menggangu, yaitu diharuskannya menuliskan nomor ponsel anda untuk mendapatkan persetujuan serta kode unik verifikasi.
Dalam penulisan tersebut, ingin atau tidak sebenarnya pihak Gmail melakukan pemaksaan untuk memberikan data yang sesungguhnya sangat pribadi, seperti no [opnsel kita. Saat kita memasukkan no ponsel kita, sadar atau tidak kita telah memberikan no ponsel kita ke pihak google. Ini berarti, selain data riwayat hidup, mereka juga memiliki no ponsel kita. Sehingga mereka bisa dengan mudah melacak keberadaan kita sesuka mereka.

Namun, Google Inc telah menyatakan akan menyimpan dengan sangaat aman informasi pribadi user yang telah diberikan kepada mereka. Google berbagi informasi pribadi dengan perusahaan lain atau individual di luar Google hanya dalam keadaan-keadaan terbatas berikut:
-          Google memperoleh persetujuan Anda. Google memerlukan persetujuan ikut serta untuk berbagi informasi pribadi yang sensitif.
-          Google menyediakan informasi seperti itu pada anak perusahaan, afiliasi atau usaha terpercaya lainnya atau orang lain untuk tujuan memroses informasi pribadi atas nama Google. Google mewajibkan pihak-pihak ini menyetujui untuk memroses informasi seperti itu berdasarkan petunjuk Google dan sesuai dengan Kebijakan Privasi ini dan langkah-langkah kerahasiaan dan keamanan yang tepat lainnya.
-          Google mempunyai kepercayaan pada iktikad baik bahwa akses, penggunaan, penyimpanan atau pengungkapan informasi seperti itu perlu dan masuk akal untuk:
(a) mematuhi hukum, peraturan atau proses hukum atau permintaan pemerintah yang dapat ditegakkan,
(b) menegakkan Persyaratan Layanan yang berlaku, termasuk penyelidikan potensi pelanggaran dari padanya,
(c) mendeteksi, mencegah, atau dalam keadaan lain menanggapi masalah penipuan, keamanan atau teknis, atau
(d) melindungi dari kejahatan terhadap hak, aset atau keamanan Google, penggunanya atau masyarakat umum sesuai permintaan atau izin dari hukum.
Apabila Google terlibat dalam sebuah merger, akusisi, atau bentuk apa pun dari penjualan sebagian atau keseluruhan aset-asetnya, kami akan memastikan kerahasiaan informasi pribadi apa pun yang terlibat dalam transaksi itu dan memberikan pemberitahuan sebelum informasi pribadi ditransfer dan menjadi subjek dari kebijakan privasi yang berbeda.
 Google mengambil langkah-langkah keamanan yang tepat untuk melindungi data dari akses tidak sah atau pengubahan tidak sah, pengungkapan atau pengrusakan. Hal ini mencakup tinjauan internal pada pengumpulan, penyimpanan dan pemrosesan, dan tindakan keamanan data Google, termasuk di antaranya enkripsi yang sesuai dan tindakan keamanan fisik untuk menjaga dari akses tanpa izin ke sistem tempat Google menyimpan data pribadi.
Google membatasi akses ke informasi pribadi kepada para karyawan, kontraktor, dan agen Google yang perlu mengetahui informasi tersebut untuk memprosesnya atas nama Google Inc. Para individu tersebut terikat oleh kewajiban kerahasiaan dan dapat dikenai tindakan disiplin, termasuk di antaranya pemecatan dan tuntutan tindak kriminal, apabila gagal memenuhi kewajiban ini.

C.      KESIMPULAN
Dalam perjalanannya, google telah berkembang  menjadi salah satu perusahaan berbasis internet terbesar di di dunia. Banyaknya pengguna membuat google semakin menapaki jalan kesuksesannya. Namun, kegiatan permintaan data pribadi yang agak meresahkan dapat menjadi batu sandungan. Permintaan data pribadi, cookie, pengambilan foto tanpa izin, hingga no ponsel yang disebut – sebut sebagai pelanggaran hak terhadap privasi orang lain.
Kita patut mewaspadai apa yang dilakukan oleh google tersebut. Jangan memberikan data yang benar – benar akurat untuk keamanan, kecuali memang dibutuhkan untuk urusan tertentu. Jangan sampai data kita bocor dan kita tidak memiliki privasi di internet lagi.
Walaupun Google telah mengeluarkan kebijakan dan memberikan jaminan terhadap kerahasiaan data kita, bukan tidak mungkin Google bisa melakukan kesalahan – kesalahan kecil yang bisa saja berdampak besar terhadap kehidupan kita nantinya karena hilangnya kerahasiaan data pribadi kita. Karena kerahasiaan di komputer dan internet adalah palsu dan semu.
Sumber :






Mau versi ebooknya? click here