Friday, April 18, 2014

RAPID APLICATION DEVELOPMENT


Rapid Aplication Development (RAD) adalah sebuah proses perkembangan perangkat
lunak sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan dalam waktu yang singkat (
60 sampai 90 hari) dengan pendekatan konstruksi berbasis komponen.
Tahapan-Tahapan dalam RAD
Metode RAD digunakan pada aplikasi sistem konstruksi, maka menekankan fase-fase sebagai
berikut:
1. Bussiness Modelling
Fase ini untuk mencari aliran informasi yang dapat menjawab pertanyaan berikut:
Informasi apa yang menegndalikan proses bisnis?
Informasi apa yang dimunculkan?
Di mana informasi digunakan ?
Siapa yang memprosenya ?
2. Data Modelling
Fase ini menjelaskanobjek data yang dibutuhkan dalam proyek. Karakteristik
(atribut) masing-masing data diidentifikasikan dan hubungan anta objek didefinisikan.
3. Process Modelling
Aliran informasi pada fase data medelling ditransformasikan untuk mendapatkan
aliran informasi yang diperlukan pad implementasi fungsi bisnis. Pemrosesan
diciptakan untuk menambah, memodifikasi, menghapus, atu mendapatkan kembali
objek data tertentu
4. Aplication Generation
Selain menggunakan bahasa pemrograman generasi ketiga, RAD juga memakai
komponen program yang telah ada atau menciptakan komponen yang bisa dipakai
lagi. Ala-alat baantu bisa dipakai untuk memfasilitasi konstruksi perangkat lunak.
5. Testing and Turnover
Karemna menggunakan kembali komponen yang telah ada, maka akan mengurangi
waktu pengujian. Tetapi komponen baru harus diuji dan semua interface harus dilatih
secara penuh.



Keunggulan dan Kelemahan Model RAD
a. Keunggulan Model RAD
1. Setiap fungsi mayor dapat dimodulkan dalam waktu tertentu kurang dari 3 bulan dan
dapat dibicarakan oleh tim RAD yang terpisah dan kemudian diintegrasikan sehinnga
waktunya lebih efesien.
2. RAD mengikuti tahapan pengembangan sistem sepeti umumnya, tetapi mempunyai
kemampuan untuk menggunakan kembali komponen yang ada (reusable object)
sehingga pengembang pengembang tidak perlu membuat dari awal lagi dan waktu
lebih singkat .
b. Kelemahan Model RAD :
1. Proyek yang besar dan berskala, RAD memerlukan sumer daya manusia yang
memadai untuk menciptakan jumlah tim yang baik.
2. RAD menuntut pengembang dan pelanggan memiliki komitmen dalam aktivitas
rapid fire yang diperlukan untuk melengkapi sebuah sistem dlam waktu yang singkat.

Jiak komitmen tersebut tidak ada maka proyek RAD akan gagal.

Teori Evolusi dan Asal Usul Manusia



I. Pendahuluan
Evolusi adalah perubahan genotip pada suatu populasi yang berlangsung secara perlahan-lahan dan memerlukan waktu yang sangat panjang.

II. Teori Evolusi

2.1 Teori evolusi menurut Jean Lamarck
  • Evolusi organik terjadi karena perubahan-perubahan yang disebabkan oleh pengaruh lingkungannya dapat diturunkan.
  • Organ yang mengalami perubahan karena terus menerus dipakai akan berkembang makin sempurna dan organ yang tidak diperlukan lagi lama kelamaan perkembangannya menurun dan akhirnya rudiment atau atrofi.
Teori Lamarck disanggah Weismann.

2.2 Teori evolusi menurut Charles Darwin
  • Spesies yang ada sekarang adalah keturunan dari spesies-spesies sebelumnya.
  • Seleksi alam sangat menentukan berlangsungnya mekanisme evolusi.
Seleksi alam merupakan gagasan murni dari Darwin. Sementara teori pertama di atas telah ada sejak jama Yunani kuno, hanya saja Darwin menjelaskannya secara lebih tajam dan detil.

III. Ciri-ciri proses evolusi
Ciri-ciri proses evolusi
1. Evolusi adalah perubahan dalam satu populasi BUKAN perubahan individu.
2. Perubahan yang terjadi hanya frekuensi gen-gen tertentu, sedangkan sebagian besar sifat gen tidak berubah.
3. Evolusi memerlukan penyimpangan genetik sebagai bahan mentahnya. Dengan kata lain harus ada perubahan genetik dalam evolusi.
4. Dalam evolusi perubahan diarahkan oleh lingkungan, harus ada faktor pengarah sehingga evolusi adalah perubahan yang selektif.

Faktor perubahan
1. Mutasi gen maupun mutasi kromosom menghasilkan bahan mentah untuk evolusi. Tetapi Darwin sendiri sebenarnya tidak mengenal mutasi ini, sementara mutasi merupakan peristiwa yang sangat penting yang mendukung keabsahan teori Darwin/
2. Rekombinasi perubahan yang dikenal Darwin. Rekombinasi dari hasil-hasil mutasi memperlengkap bahan mentah untuk evolusi.

Faktor pengarah :
1. Dalam setiap species terdapat banyak penyimpangan yang menurun, karenanya dalam satu species tidak ada dua individu yang tepat sama dalam susunan genetiknya (pada saudara kembar misalnya, susunan genetiknya tetap tidak sama).
2. Pada umumnya proses reproduksi menghasilkan jumlah individu dalam tiap generasi lebih banyak daripada jumlah individu pada generasi sebelumnya.
3. Penambahan individu dalam tiap species ternyata dikendalikan hingga jumlah suatu populasi species dalam waktu yang cukup lama tidak bertambah secara drastis.
4. Ada persaingan antara individu-individu dalam species untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya dari lingkungannya. Persaingan intra species ini terjadi antara individu-individu yang berbeda sifat genetiknya. Individu yang mempunyai sifat paling sesuai dengan lingkungannya akan memiliki viabilitas yang tinggi. Di samping viabilitas juga fertilitas yang tinggi merupakan faktor yang penting dalam seleksi alam.

Mekanisme evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.
Variasi genetik muncul akibat : mutasi dan rekombinasi gen-gen dalam keturunan baru.

Frekuensi Gen
Pada proses evolusi terjadi perubahan frekuensi gen. Bila perbandingan antara genotp-genotp dalam satu populasi tidak berubah dari satu generasi ke generasi, maka frekuensi gen dalam populasi tersebut dalam keadaan seimbang. Frekuensi gen seimbang bila :
1. Tidak ada mutasi atau mutasi berjalan seimbang (jika gen A bermutasi menjadi gen a, maka harus ada gen a yang menjadi gen A dalam jumlah yang sama).
2. Tidak ada seleksi
3. Tidak ada migrasi
4. Perkawinan acak
5. Populasi besar


Bila frekuensi gen dalam satu populasi ada dalam keadaan seimbang berlaku Hukum Hardy Weinberg.
Apabila frekuensi gen yang satu dinyatakan dengan p dan alelnya adalah q, maka menurut Weinberg : (p+q)=1
Bila frekuensi gen A=p dan frekuensi gen a =1 maka frekuensi genotip :
AA : Aa : aa : p^2 : 2pq : q^2

Terbentuknya spesies baru dapat terjadi karena :
1. Isolasi waktu
   Misalnya adalah kuda. Kuda jaman eosen yaitu Eohippus - Mesohippus - Meryhippus - Pliohippus - Equus. Dari jaman eosin hingga sekarang seorang ahli palaentolog menduga telah terjadi 150 ribu kali mutasi yang menguntungkan untuk setiap gen kuda. Dengan dmikian terdapat cukup banyak perbedaan antara nenek moyang kuda dengan kuda yang kita kenal sekarang. Oleh sebab itu kuda-kuda tersebut dinyatakan berbeda species.
2. Isolasi geografis
Burung Fringilidae yang mungkin terbawa badai dari pantai Equador ke kepulauan Galapagos. Karena pulas-pulau itu cukup jauh jaraknya maka perkawinan populasi satu pulau dengan pulau lainnya sangat jarang terjadi. Akibat penumpukan mutasi yang berbeda selama ratusan tahun menyebabkan kumpulan gen yang jauh berbeda pada tiap-tiap pulaunya. Dengan demikian populasi burung di tiap-tiap pulau di kepulauan Galapagos menjadi spesies yang terpisah.
3. Domestikasi
Hewan ternak yang dijinakkan dari hewan liar dan tanaman budi daya dari tumbuhan liar adalah contoh domestikasi. Domestikasi memindahkan makhluk-makhluk tersebut dari habitat aslinya ke dalam lingkungan yang diciptakan manusia. Hal ini mengakibatkan muncul jenis hewan dan tumbuhan yang memiliki sifat menyimpang dari sifat aslinya.
4. Mutasi kromosom
adalah peristiwa terjadinya species baru secara cepat.


Isolasi Reproduksi
Tanda dua populasi berbeda species bila mereka tidak dapat berhybridisasi disebut juga bila mereka mengalami Isolasi reproduksi.
Isolasi reproduksi terjadi karena :
1. Isolasi ekologi : isolasi karena menempati habitat yang berbeda.
2. Isolasi musim : akibat berbeda waktu pematangan gamet
3. Isolasi tingkah laku : akibat berbeda tingkah laku dalam hal perkawinan.
4. Isolasi mekanik : karena bentuk morfologi alam kelamin yang berbeda.
5. Isolasi gamet : karena gamet jantan tidak memiliki viabilitas dalam alat reproduksi betina.
6. Terbentuknya basta mandul
7. Terbentuk bastar mati bujang




IV. Bukti-bukti adanya evolusi

1. Adanya variasi antara individu-individu dalam satu keturunan.
2. Adanya pengaruh penyebaran geografis
3. Adanya fosil-fosil di berbagai lapisan bumin yang menunjukkan perubahan secara perlahan-lahan.
5. Adanya data sebagai hasil studi mengenail komperatif perkembangan embrio.

Kejadian manusia menurut al-qur’an
Para ahli dari barat baru menemukan masalah pertumbuhan embrio secara bertahap pada tahun 1940 dan baru dibuktikan pada tahun 1955, tetapi dalam Al Qur’an dan Hadits yang diturunkan 15 abad lalu hal ini sudah tercantum. Ini sangat mengagumkan bagi salah seorang embriolog terkemuka dari Amerika yaitu Prof. Dr. Keith Moore, beliau mengatakan : “Saya takjub pada keakuratan ilmiah pernyataan Al Qur’an yang diturunkan pada abad ke-7 M itu”. Selain iti beliau juga mengatakan, “Dari ungkapan Al Qur’an dan hadits banyak mengilhami para scientist (ilmuwan) sekarang untuk mengetahui perkembangan hidup manusia yang diawali dengan sel tunggal (zygote) yang terbentuk ketika ovum (sel kelamin betina) dibuahi oleh sperma (sel kelamin jantan). Kesemuanya itu belum diketahui oleh Spalanzani sampai dengan eksperimennya pada abad ke-18, demikian pula ide tentang perkembangan yang dihasilkan dari perencanaan genetik dari kromosom zygote belum ditemukan sampai akhir abad ke-19. Tetapi jauh ebelumnya Al Qur’an telah menegaskan dari nutfah Dia (Allah) menciptakannya dan kemudian (hadits menjelaskan bahwa Allah) menentukan sifat-sifat dan nasibnya.”
Sebagai bukti yang konkrit di dalam penelitian ilmu genetika (janin) bahwa selama embrio berada di dalam kandungan ada tiga selubung yang menutupinya yaitu dinding abdomen (perut) ibu, dinding uterus (rahim), dan lapisan tipis amichirionic (kegelapan di dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup/membungkus anak dalam rahim). Hal ini ternyata sangat cocok dengan apa yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al Qur’an :
“…Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan (kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim)…” (QS. Az Zumar (39) : 6).

Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia mengendalikan alam semesta menurut kehendak-Nya sesuai fungsi dan peran yang spesifik. Berikut adalah proses kejadian manusia menurut Al-Qur’an:
Peringkat Satu
NUTFAH : iaitu peringkat pertama bermula selepas persenyawaan atau minggu pertama. Ianya bermula setelah berlakunya percampuran air mani
Maksud firman Allah dalam surah al-Insan : 2
” Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia daripada setitis air mani yang bercampur yang Kami (hendak mengujinya dengan perintah dan larangan), kerana itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat “
Menurut Ibn Jurair al-Tabari, asal perkataan nutfah ialah nutf ertinya air yang sedikit yang terdapat di dalam sesuatu bekas samada telaga, tabung dan sebagainya. Sementara perkataan amsyaj berasal daripada perkataan masyj yang bererti percampuran
Berasaskan kepada makna perkataan tersebut maksud ayat di atas ialah sesungguhnya Kami (Allah) menciptakan manusia daripada air mani lelaki dan air mani perempuan.
Daripada nutfah inilah Allah menciptakan anggota-anggota yang berlainan , tingkahlaku yang berbeza serta menjadikan lelaki dan perempuan. Daripada nutfah lelaki akan terbentunya saraf, tulang dan fakulti , manakala dari nutfah perempuan akan terbentuknya darah dan daging.
Peringkat Kedua
ALAQAH : Peringkat pembentukan alaqah ialah pada hujung minggu pertama / hari ketujuh . Pada hari yang ketujuh telor yang sudah disenyawakan itu akan tertanam di dinding rahim (qarar makin). Selepas itu Kami mengubah nutfah menjadi alaqah.
Firman Allah :
” Kemudian Kami mengubah nutfah menjadi alaqah” (al-Mukminun : 14)
Kebanyakan ahli tafsir menafsirkan alaqah dengan makna segumpal darah. Ini mungkin dibuat berasaskan pandangan mata kasar. Alaqah sebenarnya suatu benda yang amat seni yang diliputi oleh darah. Selain itu alaqah mempunyai beberapa maksud :
• sesuatu yang bergantung atau melekat
• pacat atau lintah
• suatu buku atau ketulan darah
Peringkat alaqah adalah peringkat pada minggu pertama hingga minggu ketiga di dalam rahim.
Peringkat Ketiga
MUDGHAH : Pembentukan mudghah dikatakan berlaku pada minggu keempat. Perkataan mudghah disebut sebanyak dua kali di dalam al-Quran iaitu surah al-Hajj ayat 5 dan surah al-Mukminun ayat 14
Firman Allah :
“lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging” (al-Mukminun : 14)
Diperingkat ini sudah berlaku pembentukan otak, saraf tunjang, telinga dan anggota-anggota yang lain. Selain itu sistem pernafasan bayi sudah terbentuk.Vilus yang tertanam di dalam otot-otot ibu kini mempunyai saluran darahnya sendiri. Jantung bayi pula mula berdengup. Untuk perkembangan seterusnya, darah mula mengalir dengan lebih banyak lagi kesitu bagi membekalkan oksigen dan pemakanan yang secukupnya. Menjelang tujuh minggu sistem pernafasan bayi mula berfungsi sendiri.
Peringkat Keempat
IZAM DAN LAHM : Pada peringkat ini iaitu minggu kelima, keenam dan ketujuh ialah peringkat pembentukan tulang yang mendahului pembentukan oto-otot. Apabila tulang belulang telah dibentuk, otot-otot akan membungkus rangka tersebut.
Firman Allah:
“Lalu Kami mengubahkan pula mudghah itu menjadi izam da kemudiannya Kami membalutkan Izam dengan daging” (al-Mukminun : 14)
Kemudian pada minggu ketujuh terbentuk pula satu sistem yang kompleks. Pada tahap ini perut dan usus , seluruh saraf, otak dan tulang belakang mula terbentuk. Serentak dengan itu sistem pernafasan dan saluran pernafasan dari mulut ke hidung dan juga ke pau-paru mula kelihatan. Begitu juga dengan organ pembiakan, kalenjar, hati, buah penggang, pundi air kencing dan lain-lain terbentuk dengan lebih sempurna lagi. Kaki dan tangan juga mula tumbuh. Begitu juga mata, telinga dan mulut semakin sempurna. Pada minggu kelapan semuanya telah sempurna dan lengkap.
Peringkat Kelima
NASY’AH KHALQAN AKHAR : Pada peringkat ini iaitu menjelang minggu kelapan , beberapa perubahan lagi berlaku. Perubahan pada tahap ini bukan lagi embrio tetapi sudah masuk ke peringkat janin.Pada bulan ketiga, semua tulang janin telah terbentuk dengan sempurnanya Kuku-kukunya pun mula tumbuh. Pada bulan keempat, pembentukan uri menjadi cukup lengkap menyebabkan baki pranatel bayi dalam kandungan hanya untuk menyempurnakan semua anggota yang sudah wujud. Walaupun perubahan tetap berlaku tetapi perubahannya hanya pada ukuran bayi sahaja.
Peringkat Ke Enam
NAFKHUR-RUH : Iaitu peringkat peniupan roh. Para ulamak Islam menyatakan bilakah roh ditiupkan ke dalam jasad yang sedang berkembang? Mereka hanya sepakat mengatakan peniupan roh ini berlaku selepas empat puluh hari dan selepas terbentuknya organ-organ tubuh termasuklah organ seks. Nilai kehidupan mereka telah pun bermula sejak di alam rahim lagi. Ketika di alam rahim perkembangan mereka bukanlah proses perkembangan fizikal semata-mata tetapi telahpun mempunyai hubungan dengan Allah s.w.t melalui ikatan kesaksian sebagaimana yang disebutkan oleh Allah di dalam al-Quran surah al-A’raf : 172. Dengan ini entiti roh dan jasad saling bantu membantu untuk meningkatkan martabat dan kejadian insan disisi



ASAL USUL MANUSIA
Tujuh Macam Unsur dalam Asal Kejadian Manusia

Di Al Qur'an disebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian.

Pertama: Di surat Ar Rahman ayat 14: "Dia menjadikan manusia seperti tembikar (tanah yang dibakar)". Yang dimaksudkan dengan kata "Shal-shal" di ayat ini ialah: Tanah kering atau setengah kering yakni "Zat pembakar" atau Oksigen

Kedua: Di ayat itu disebutkan juga kata "Fakhkhar" yang maksudnya ialah "Zat Arang" atau Carbon.

Ketiga: Di surat Al Hijr, ayat 28: "dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menciptakan seorang manusia dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk". Di ayat ini, tersebut juga "shal-shal" telah saya terangkan, sedangkan kata "Hamaa-in" di ayat tersebut ialah "Zat Lemas" atau Nitrogen.

Keempat: Di surat As Sajadah ayat 7: "Dan Allah membuat manusia berasal dari pada tanah". Yang dimaksud dengan kata "thien" (tanah) di ayat ini ialah "Atom zat air" atau Hidrogen.

Kelima: Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: "Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia daripada Tanah Liat". Yang dimaksud dengan kata "lazib" (tanah liat) di ayat ini ialah "Zat besi" atau ferrum

Keenam: Di Surat Ali Imran ayat 59: "Dia menjadikan Adam daripada tanah kemudian Allah berfirman kepadanya "jadilah engkau, lalu berbentuk manusia". Yang dimaksud dengan kata "turab" (tanah) di ayat ini ialah: "Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah" yang dinamai "zat-zat anorganis".

Ketujuh: Di surat Al Hijr ayat 28: "Maka setelah Aku sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya"

nah itu dia tujuh macam unsur dalam asal kejadian manusia menurut Al-qur'an yang di ambil dari K.H. Bahaudin Mudhary, almarhum (1920 –1979).


Sumber                :

Wednesday, April 16, 2014

Sekilas Tentang Jaringan Komunikasi


Hub dan Switch (Konsentrator)
Sebuah konsentrator (Hub atau switch) adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel
network dari tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi bintang, kabel twisted pair
datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub atau switch.
Hub dan switch mempunyai banyak lubang port RJ-45 yang dapat dipasang konektor RJ-45 dan
terhubung ke sejumlah komputer.

Repeater
Fungsi utama repeater yaitu untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen
kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen
kabel yang lain. Dengan cara ini jarak antara kabel dapat diperjauh.

Bridge
Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari
pada repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang
berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet broadband.

Router
Sebuah Router mampu mengirimkan data/informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang berbeda,
router hampir sama dengan bridge, meski tidak lebih pintar dibandingkan bridge, namun
pengembangan perangkat router dewasa ini sudah mulai mencapai bahkan melampaui batas tuntutan
teknologi yang diharapkan.

Baseband
Menggunakan sinyal digital.Transmisi yang digunakan bersifat bidirectional dan dipakai hanya
untuk topologi bus yang jangkauannya pendek. Media yang digunakan kabel coaxial (50 ohm),
dengan spesifikasi IEEE 802.3 (Ethernet), bila inti kabel coaxial berdiameter 0.4 inch dan data rate 10
Mbps, maka dengan perangkat ini kita dapat menjangkau jarak 500 m (dikenal dengan sebutan
10BASE5). Untuk jarak yang lebih jauh dapat digunakan repeater.

Broadband
Menggunakan sinyal analog dengan Frequency Division Multiplexing (FDM).Spektrum media
transmisi dapat dibagi sesuai keperluan, jarak yang dijangkau lebih jauh dibanding baseband dan
mendukung topologi tree.

Unicast
Unicast merupakan transmisi jaringan point to point (one to one). Ketika digunakan, satu sistem
tunggal hanya mencoba berkomunikasi dengan satu sistem lainnya.

Multicast
Multicast merupakan transmisi yang dimaksudkan untuk banyak tujuan, tetapi tidak harus semua host.
Oleh karena itu, multicast dikenal sebagai metode tranmisi one to many (satu kebanyak) atau
jaringan point to multipoint.

Intranet
Intranet merupakan sebuah jaringan internal perusahaan yang dibangun menggunakan teknologi
internet (arsitektur berupa aplikasi web dan menggunakan protokol TCP/IP).
Komponen Pembentuk Intranet
Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk Internet, seperti :
1. Aplikasi browser
2. Komputer server
3. Perangkat jaringan dan
4. Protokol TCP/IP
5. Bahasa pemrograman
6. Komputer client
7. Perangkat bantu (development tool) untuk manajemen jaringan lokal.

Teknologi Koneksi Internet
a. Public Line (jalur umum), seperti:
1. Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) - Client (komputer user)
terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler (PSTN).
2. Dial-up dengan teknologi GPRS (General Packet Radio Service) dan CDMA (Code
Division Multiple Access) - Perangkat ponsel berfungsi sebagai modem yang terhubung ke
komputer melalui kabel data ponsel (port comm atau USB), IRDA juga Bluetooth. Koneksi
internet melalui operator selular yang bertindak sebagai ISP, dengan mengatur konfigurasi
pada komputer maupun ponsel.
3. DSL (Digital Subscriber Line) - Sebuah metode transfer data melalui saluran telepon
reguler. Sirkuit DSL dikonfigurasikan untuk menghubungkan dua lokasi yang spesifik,
seperti halnya pada sambungan Leased Line. DSL berbeda dengan Leased Line. Koneksi
melalui DSL jauh lebih cepat dibandingkan dengan koneksi melalui saluran telepon reguler
walaupun keduanya sama-sama menggunakan kabel tembaga (jalur PSTN).
4. PLC (PowerLine Communication)
Koneksi PC dengan internet menggunakan jalur listrik PLN yang bertindak sebagai ISP,
dengan bantuan modem yang langsung dapat ditancapkan ke stop kontak yang telah beraliran
listrik.
5. ADSL (Asynchronous Digital Susbcriber Line) dengan modem dan router merupakan
sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream berjalan pada kecepatan yang berbeda.
Dalam hal ini, downstream biasanya lebih tinggi. Teknologi ADSL memungkinkan user
dapat memisahkan pemanfaatan jalur telephone reguler untuk keperluan komunikasi reguler
dan koneksi internet.
6. ISDN (Integrated Services Digital Network) Pada dasarnya, ISDN merupakan jalan untuk
melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN
memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti
DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon.
b. Dedicated Line (jalur khusus internet), seperti:
1. Leased line adalah saluran koneksi telepon permanen antara dua titik yang disediakan oleh
perusahaan telekomunikasi publik. Umumnya, leased line digunakan ketika terdapat
kebutuhan komunikasi data jarak jauh yang harus dilakukan secara terus-menerus. Leased
linememiliki beberapa tingkatan tarif yang bergantung kepada lebar jalur data (Bandwidth)
yang mampu dikirimkan melalui leased line tersebut.
2. Teresterial – menggunakan media kabel atau nirkabel sebagai aksesnya, dapat
menggunakan kabel coaxial atau fiber optik yang disewa khusus untuk penggunaan koneksi
internet selama 24 jam sehari atau untuk menghubungkan beberapa komputer dari satu lokasi
ke lokasi lain (Frame Relay dan MPLS termasuk jenis layanan ini).
3. Frame Relay - layanan data paket yang memungkinkan beberapa user menggunakan satu
jalur transmisi pada waktu yang bersamaan. Untuk lalu lintas komunikasi yang padat, Frame
Relay jauh lebih efisien dari pada sirkit sewa (leased line) yang disediakan khusus untuk satu
pelanggan (dedicated), yang umumnya hanya terpakai 10% sampai 20% dari kapasitas
bandwidth-nya.
4. Fixed Wireless – Koneksi perangkat mobile ke accsesspoint atau Koneksi jaringan lokal ke
ISP dengan perangkat radio/antenna dengan gelombang micro Wi-Fi 2.4 GHz (free-license),
Microwave 3.3 GHz, 5.8 GHz, 10.5 GHz, 15 GHz (license) dan WiMAX 3,5 GHz.
5. VSAT (Very Small Aperture Terminal) - pilihan bagi mereka yang berada di tempat
terpencil dan membutuhkan koneksi internet dimana tidak ada infrastruktur lain seperti
leased line, ADSL, ISDN, bahkan tidak juga telepon. Antena VSAT berbentuk seperti
piringan yang berukuran besar dan menghadap ke langit (satelit)
6. MPLS (Multiprotocol Label Switching) - adalah jaringan pita lebar yang berbasis IP, MPLS
memiliki jangkauan wilayah yang luas. Layanan ini memberikan layanan end to end dengan
pilihanbandwidth kecil hingga kapasitas yang tak terhingga.

4.1.4 Layanan apa saja yang diberikan oleh TCP/IP ?
Beberapa layanan "tradisional" yang dilakukan TCP/IP, diantaranya :
a. Pengiriman File – File Transfer Protocol (FTP)
b. Remote Login – Network Terminal Protocol (Telnet)
c. E-mail – SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
d. Network File System (NFS)
e. Remote Execution
Bagaimana TCP dan IP bekerja ?
Seperti yang telah dikemukakan diatas, TCP dan IP hanyalah merupakan protokol yang bekerja pada
suatu layer dan menjadi penghubung antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam network,
meskipun ke dua komputer tersebut memiliki OS yang berbeda. Untuk mengerti lebih jauh mari kita
tinjau proses pengiriman sebuah email.
Dalam pengiriman email ada beberapa prinsip dasar yang harus dilakukan:
Jaringan Komputer 50
Pertama, mencakup hal-hal umum seperti siapa yang mengirim email, siapa yang menerima email
tersebut serta isi dari email tersebut.
Kedua, bagaimana cara agar email tersebut sampai ketujuannya yang benar.
Antara TCP dan IP ada pembagian tugas masing-masing:
TCP merupakan connection-oriented, yang berarti bahwa kedua komputer yang ikut serta dalam
pertukaran data harus melakukan hubungan terlebih dulu sebelum pertukaran data berlangsung
(dalam hal ini email). Selain itu TCP juga bertanggungjawab untuk menyakinkan bahwa email
tersebut akan sampai ke tujuan, memeriksa kesalahan dan mengirimkan error ke lapisan atas
hanya bila TCP tidak berhasil melakukan hubungan (hal inilah yang membuat TCP sukar untuk
dikelabuhi). Jika isi email tersebut terlalu besar untuk satu datagram, TCP akan membaginya
kedalam beberapa datagram.
IP bertanggung jawab setelah hubungan berlangsung, tugasnya adalah untuk me-rute-kan paket
data, didalam network. IP hanya bertugas sebagai kurir dari TCP dan mencari jalur yang terbaik
dalam penyampaian datagram, IP "tidak bertanggung jawab" jika data tersebut tidak sampai
dengan utuh (hal ini disebabkan IP tidak memiliki informasi mengenai isi data yang dikirimkan),
namun IP akan mengirimkan pesan kesalahan (error message) melalui ICMP, jika hal ini terjadi
dan kemudian kembali ke sumber data.
Karena IP "hanya" mengirimkan data "tanpa" mengetahui urutan data mana yang akan disusun
berikutnya, maka hal ini menyebabkan IP mudah untuk dimodifikasi di daerah "sumber dan
tujuan" datagram. Hal inilah yang menjadi penyebab banyaknya paket data yang hilang sebelum
sampai ke tujuan.

Classless Inter-Domain Routing (CIDR)
Diperkenalkan oleh lembaga IETF pada tahun 1992, merupakan konsep baru untuk mengembangkan
Supernetting dengan Classless Inter-Domain Routing. CIDR menghindari cara pemberian IP Address
tradisional menggunakan klas A, B dan C. CIDR menggunakan “network prefix” dengan panjang
tertentu. Prefix-length menentukan jumlah “bit sebelah kiri” yang akan dipergunakan sebagai network
ID.
Jika suatu IP Address memiliki 16 bit sebagai network ID, maka IP address tersebut akan diberikan
prefix-length16 bit yang umumnya ditulis sebagai /16 dibelakang IP Address, contoh:
202.152.0.1/18. Oleh karena tidak mengenal kelas, CIDR dapat mengalokasikan kelompok IP address
dengan lebih efektif.
Seperti contoh, jika satu blok IP address (202.91.8/26) dialokasikan untuk sejumlah host (komputer)
yang akan dibagi dalam beberapa jaringan (subnet), maka setiap bagian (segmen/subnet) akan
menerima porsi IP address yang sama satu sama lain.
Subnet 1 = 62 host – network address = 202.91.8.0/26
Subnet 2 = 62 host – network address = 202.91.8.64/26
Subnet 3 = 62 host – network address = 202.91.8.128/26
Subnet 4 = 62 host – network address = 202.91.8.192/26
Subnet Mask = 255.255.255.192
Bila salah satu subnet masih ingin memecah jaringannya menjadi beberapa bagian, misal subnet 4
masih akan dibagi menjadi 2 jaringan (subnet), maka 62 IP yang sebelumnya akan dialokasikan buat
host subnet 4 akan dipecah menjadi 2 subnet lagi dengan jumlah host yang sama.
Subnet 4 = 30 host – network address = 202.91.8.192/27
Subnet 5 = 30 host – network address = 202.91.8.224/27
Subnet Mask = 255.255.255.224
Sisa host masing-masing subnet yang baru hanya 30 host, dikarenakan 1 IP sebagai identitas alamat
Network dan 1 IP lainya (yang terakhir) digunakan sebagai IP broadcast subnet tersebut.
5.1.2 Variable Length Subnet Mask (VLSM)
Jika pada pengalokasian IP address classfull, suatu network ID hanya memiliki satu subnetmask,
maka VLSM menggunakan metode yang berbeda, yakni dengan memberikan suatu network address
lebih dari satu subnetmask.
Perhatikan contoh berikut:
Satu blok IP address (169.254.0.0/20) dibagi menjadi 16.
Subnet 1 = 4094 host – Net address = 169.254.0.0/20
Subnet 2 = 4094 host – Net address = 169.254.16.0/20
Subnet 3 = 4094 host – Net address = 169.254.32.0/20

Esensi dari subnetting adalah “memindahkan” garis pemisah antara bagian network dan bagian host
dari suatu IP Address. Beberapa bit dari bagian hostID dialokasikan menjadi bit tambahan pada
bagian networkID. Address satu network menurut struktur baku dipecah menjadi beberapa
subnetwork. Cara ini menciptakan sejumlah network tambahan dengan mengurangi jumlah
maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut.
Tujuan lain dari subnetting yang tidak kalah pentingnya adalah untuk mengurangi tingkat kongesti
(gangguan/ tabrakan) lalulintas data dalam suatu network.

1.1 Pendahuluan WAN

WAN adalah sebuah jaringan komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang besar seperti propinsi atau negara. WAN selalu menggunakan fasilitas transmisi yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi seperti perusahaan layanan telepon.

WAN berbeda dengan LAN. Tidak seperti LAN yang menghubungkan workstation-workstation, peralatan, terminal dan peralatan lain dalan suatu gedung, WAN menghubungkan data dalam suatu area geografik yang luas. Perusahaan yang menggunakan WAN dapat melakukan koneksi antara kantor pusat dan kantor-kantor cabangnya yang berada di tempat yang jauh.
Sebuah WAN beroperasi pada layer fisik dan layer data link dari OSI layer. WAN menghubungkan LAN-LAN dalam suatu area geografik yang luas. WAN mampu melakukan pertukakaran paket data dan frame antara router dan switch.
Pengenalan router WAN
Router adalah sebuah komputer khusus, router mempunyai komponen-komponen dasar yang sama dengan PC desktop, Router mempunyai CPU, memori, sistem bus, dan banyak interface input/output. Router didisain untuk melakukan tugas khusus yang tidak dimiliki oleh PC desktop.Contoh, router menghubungkan dan mengijinkan komunikasi antara dua jaringan dan menentukan jalur data yang melalui koneksi jaringan.
Sama dengan PC, router membutuhkan operating system untuk menjalankan fungsinya, yaitu Internetwork Operating System (IOS) software untuk menjalankan file-file konfigurasinya.Konfigurasi-konfigurasi ini berisi perintah-perintah dan parameter yang mengontrol aliran trafik yang masuk dan keluar dari router.Router menggunakan protokol routing untuk menentukan jalur terbaik.
Komponen utama dari router adalah random-access memory (RAM), nonvolatile random-access memory (NVRAM), flash memory, read-only memory (ROM) dan interface-interface.
A Communications Model
          Source
        generates data to be transmitted
          Transmitter
        Converts data into transmittable signals
          Transmission System
        Carries data
          Receiver
        Converts received signal into data
          Destination
        Takes incoming data

Key Communications Tasks
          Transmission System Utilization
          Interfacing
          Signal Generation
          Synchronization
          Exchange Management
          Error detection and correction
          Addressing and routing
          Recovery
          Message formatting
          Security
          Network Management

Circuit Switching
          Dedicated communications path established for the duration of the conversation
          e.g. telephone network
Packet Switching
          Data sent out of sequence
          Small chunks (packets) of data at a time
          Packets passed from node to node between source and destination
          Used for terminal to computer and computer to computer communications
Frame Relay
          Packet switching systems have large overheads to compensate for errors
          Modern systems are more reliable
          Errors can be caught in end system
          Most overhead for error control is stripped out

Asynchronous Transfer Mode

          ATM
          Evolution of frame relay
          Little overhead for error control
          Fixed packet (called cell) length
          Anything from 10Mbps to Gbps
          Constant data rate using packet switching technique

Integrated Services Digital Network

          ISDN
          Designed to replace public telecom system
          Wide variety of services
          Entirely digital domain

A Three Layer Model
          Network Access Layer
          Transport Layer
          Application Layer

Network Access Layer
          Exchange of data between the computer and the network
          Sending computer provides address of destination
          May invoke levels of service
          Dependent on type of network used (LAN, packet switched etc.)

Transport Layer
          Reliable data exchange
          Independent of network being used
          Independent of application
Application Layer
          Support for different user applications
          e.g. e-mail, file transfer
Addressing Requirements
          Two levels of addressing required
          Each computer needs unique network address
          Each application on a (multi-tasking) computer needs a unique address within the computer
        The service access point or SAP